Pullback merupakan koreksi sementara yang sering terjadi setelah terjadi pergerakan signifikan. Ingatlah bahwa kemunduran tidak menjamin kelanjutan tren dan dapat dengan mudah berubah menjadi pergerakan pembalikan. Namun, kombinasi kemunduran dan alat serta teknik teknis lainnya dapat memberikan peluang perdagangan yang besar.
Ada dua jenis pergerakan harga: pergerakan impuls dan kemunduran.
Impulse leg adalah pergerakan bullish/bearish kuat yang menentukan sentimen dan tren pasar.
Sedangkan pullback adalah pergerakan DALAM impuls.
Kaki impuls mempunyai tingkat tertinggi dan tingkat rendahnya.
Jika arah pergerakannya bearish, kemunduran dimulai dari harga terendahnya dan harus berakhir tepat di BAWAH harga tertingginya.
Jika arah pergerakannya bullish, pergerakan mundur dimulai dari harga tertinggi dan harus berakhir DI ATAS harga terendahnya.
Sederhananya, kemunduran adalah pergerakan koreksi dalam dorongan.
Hal ini terjadi ketika pasar menjadi jenuh beli/jenuh jual setelah pergerakan kuat dalam tren naik/turun.
Berikut adalah 3 alasan utama mengapa kemunduran itu penting:
-
Konfirmasi tren
Jika harga terus mengalami pullback setelah dorongan bullish, hal ini menegaskan bahwa pasar berada dalam tren bullish bearish.
Sementara itu, pembentukan pullback setelah pergerakan bearish menegaskan bahwa pasar diperdagangkan dalam tren turun. -
Titik masuk
Kemunduran memberikan titik masuk yang aman untuk peluang mengikuti tren yang sempurna.
Trader dapat mencari kemunduran pada support/resistance utama, garis tren, rata-rata pergerakan atau level fibonacci, dll. untuk melakukan shorting/membeli pasar. -
Manajemen risiko
Dengan menunggu kemunduran, pedagang bisa mendapatkan rasio imbalan terhadap risiko yang lebih baik untuk perdagangan mereka karena mereka dapat menetapkan stop loss yang lebih ketat dan take profit yang lebih besar.

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.